Kisah Kepahlawanan John Lie, Komandan Kapal Penyelundup Senjata Demi Kemerdekaan Indonesia

Donald Karouw
Laksamana Muda John Lie perwira tinggi di TNI AL dari etnis Tionghoa yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia dengan kapalnya The Outlaw. (Foto: ist)

Dia pun menegaskan, sebelum Belanda pulang ke negaranya, kapalnya akan terus berlayar. John Lie resmi meninggalkan The Outlaw pada 30 September 1949. Setelah itu, dia masih terlibat dalam penumpasan DI/TII Kartosuwiryo, RMS, dan PRRI-Permesta.

Suami dari Pendeta Margaretha Dharma Angkuw ini meninggal dunia pada 27 Agustus 1988 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Sementara istrinya meninggal pada 31 Oktober 2015.

Pada 14 Desember 2014, Pemerintah RI memberikan nama salah satu kapal perang RI, KRI John Lie dengan nomor lambung 358.

Sumber:

Iwan Santosa, Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran sejak Nusantara sampai Indonesia, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2014.

Junus Jahja, Peranakan Idealis dari Lie Eng Hok sampai Teguh Karya, Jakarta: Penerbit Buku Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), 2002.

Roy Rowan, artikel berjudul “Guns-Bibles-are Smuggled to Indonesia”, Majalah Life edisi 26 September 1949.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal