Purbararang lantas menantang Purbasari untuk beradu panjang rambut. ”Jika rambutku lebih panjang dibandingkan rambut Purbasari, maka leher Purbasari harus dipenggal algojo kerajaan.” kata Purbararang.
Purbararang pun menelan kekecewaan yang besar setelah terbukti rambutnya yang sebetis kalah panjang dengan rambut Purbasari yang sepanjang tumit. Purbararang sangat malu mendapati kekalahannya.
Untuk menutupi kekalahannya, Purbararang mengemukakan tantangan baru untuk Purbasari. Tidak tanggung-tanggung tantangan ini diucapkan di depan seluruh masyarakat Kerajaan Pasir Batang.
Dengan suara lantang agar didengar warga masyarakat, Purbararang berkata, ”Jika wajah tunanganmu lebih tampan dibandingkan wajah tunanganku, takhta Pasir Batang akan kuserahkan kepadamu. Jika sebaliknya, engkau hendaklah merelakan lehermu dipenggal algojo kerajaan.”
Purbasari paham, kali ini dia tidak akan mampu menang pada tantangan kali ini. Namun cintanya kepada Lutung Kasarung membuatnya tegar. Dia menggenggam tangan Lutung Kasarung. “Aku mencintaimu dan ingin engkau menjadi suamiku.” ujar Purbasari kepada Lutung Kasarung.