JAYAPURA, iNews.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua mengusut dugaan korupsipengadaan pesawat dan helikopter oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.
Pilot asal Mimika sekaligus pelapor, Nalio Jangput, mengapresiasi keseriusan penegak hukum dalam menangani laporannya. Ia berujar, dugaan korupsi itu sudah semestinya diusut karena menyangkut uang rakyat.
"Laporan kami telah diterima oleh Kejati Papua dan Polda Papua, sehingga kasus ini sudah dinaikkan seterusnya ke penyelidikan. Kami sangat mengapresiasi karena ini menyangkut uang rakyat," kata Nalio, Kamis (1/9/2022).
Dia mengungkap, setidaknya ada beberapa hal yang diduga membuat pengadaan pesawat jenis Cessna Grand Caravan C-208 EX dan Helikopter Airbus H-125 oleh Pemkab Mimika sarat penyelewengan.
"Pertama adalah soal lelang pesawat itu. Jadi ini dilakukan tahun 2016 lalu oleh mantan Kadis Perhubungan Mimika, namun kemudian beliau menunjuk istrinya untuk terlibat dalam proses itu, dan kemudian ditunjuk lah Dirut Asian One Air yang juga keluarga istri mantan Kadishub. Dalam hal ini telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan terjadi pemufakatan jahat," jelas Nalio.