Organisasi Papua Merdeka: Sejarah dan Tujuan Berdirinya

Agus Warsudi
Salah satu kelompok milisi bersenjata OPM. (Foto: Ist)

PRRI dan Permesta kecewa terhadap pemerintah pusat yang dianggap lebih mengistimewakan rakyat di Pulau Jawa dibanding daerah lain. Padahal perekonomian Indonesia lebih banyak ditopang oleh kekayaan alam daerah di luar Pulau Jawa. 

Jauh sebelum PRRI dan Permesta, terjadi pemberontakan Partai Komunis Indonesia di Madiun pada 18 September 1948. Pemberontakan ini dilakukan oleh PKI dengan organisasi sayap Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang dipimpin Musso. Pemberontakan PKI dapat ditumpas Oktober 1948 ditandai dengan terbunuhnya Musso.

Satu tahun kemudian, muncul pemberontakan Darul Islam (DI) atau Negara Islam. Gerakan ini muncul di Desa Cisampang, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya yang dipimpin Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Untuk mewujudkan cita-cita mendirikan negara Islam, Kartosuwirjo membantuk Tentara Islam Indonesia (TII). Sehingga gerakan ini disebut DI/TII. Berdasarkan kesaksian masyarakat di Jawa Barat, kelompok DI/TII sangat brutal saat menyerang dan melakukan teror.

Mereka tidak peduli yang diserang rakyat jelata atau aparat negara. Kekejian DI/TII membuat mayoritas masyarakat Jawa Barat tak mendukung kelompok ini. Ribuan rakyat Jawa Barat tewas di tangan DI/TII. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengapa KKB Papua Disebut Kriminal Bukan Separatis atau Teroris? Ini Kata Mahfud MD

57 tahun lalu

Gugur Ditembak KKB, Jenazah Bharada Bonifasius Diberangkatkan ke Kampung Halaman NTT 

57 tahun lalu

Bharada Bonifasius Gugur Ditembak KKB, Peluru Menyasar Punggung Tembus ke Ketiak Kanan

57 tahun lalu

Kronologi Anggota Brimob Gugur saat Kontak Tembak dengan KKB di Intan Jaya

57 tahun lalu

2 Brimob Korban Kontak Tembak dengan KKB di Intan Jaya Dievakuasi ke RSUD Mimika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal