Agra: (Di atas sepeda) “Hoi…minggir…minggir…. Pangeran Arga yang ganteng ini mau lewat. Rakyat jelata diharap minggir.”
Inka & Gendis: (Menoleh sebal)
Agra: (Tertawa-tawa dan…. gubrak terjatuh) “Aduuuuh!”
Inka: “Rasakan kamu! (Berteriak) Makanya kalau naik sepeda itu lihat depan.”
Gendis: “Iya! Makanya kalau sama anak perempuan jangan suka nakal. Sekarang kamu kena batunya.”
Agra: (Meringis kesakitan) “Aduh… tolong, dong. Aku nggak bisa bangun nih?”
Inka: “Apa-apaan ditolong. Dia kan suka mengganggu kita kita. Biar tahu rasa sekarang. Lagi pula, paling dia cuma pura-pura. Nanti kita dikerjain lagi.”