Kaleidoskop 2023: Hamas Bobol Pertahanan Israel dan Bergugurannya Warga Palestina di Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Hamas melancarkan Operasi Banjir al-Aqsa pada Sabtu, 7 Oktober 2023. (Foto: AP)

“Hukum kemanusiaan internasional semestinya mencakup kewajiban untuk melindungi warga sipil,” kata Guterres.

Sementara itu, pihak ketiga seperti Qatar, Arab Saudi, dan Mesir terus berusaha menggunakan jalur diplomasi demi mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan atau tahanan antara Israel dan Hamas.

Perang panjang di Gaza

Dengan melenyapkan Hamas, AS dan Israel berharap Gaza dapat dipimpin kelompok Fatah yang saat ini memerintah Palestina di Tepi Barat. Namun, pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, menganggap ambisi Amerika dan zionis itu khayalan belaka.

“Setiap pengaturan di Gaza atau dalam masalah Palestina tanpa Hamas atau faksi perlawanan adalah khayalan,” kata Haniyeh seperti dikutip dari AFP pada 14 Desember.

Di lain pihak, Israel pun mengakui perang mereka terhadap Hamas kemungkinan akan berlangsung panjang. Ini tidak seperti yang dibayangkan rezim zionis sebelumnya, bahwa mereka akan dengan mudah memusnahkan kelompok pejuang Palestina itu dengan cara meluluhlantakkan Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

17 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

19 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

19 jam lalu

Yusril Tegaskan Abdul Karim WN Palestina yang Ditangkap Polri Bukan Aktivis Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal