Kaleidoskop 2023: Hamas Bobol Pertahanan Israel dan Bergugurannya Warga Palestina di Gaza
Menurut catatan, sejak 1945, terdapat 36 resolusi Dewan Keamanan PBB yang berkaitan dengan konflik Israel-Palestina yang diveto oleh salah satu dari lima anggota tetap DK PBB, yaitu AS, Rusia, China, Inggris, dan Prancis. Dari jumlah tersebut, 34 resolusi diveto oleh AS. Sementara Rusia dan China masing-masing menggunakan hak veto pada dua resolusi.
Berdasarkan fakta tersebut, menjadi jelas bahwa AS begitu gigih membela zionis sembari menutup mata atas kekejaman Israel yang membantai puluhan ribu warga Palestina. Sementara, China dan Rusia menyikapi konflik dengan lebih mengutamakan akal sehat. Kedua negara itu bahkan menolak melabeli para pejuang Hamas sebagai teroris—seperti yang dilakukan negara-negara Barat dan Israel.
AS tak sekadar membela Israel lewat penggunaan hak vetonya di DK PBB. Selama perang di Gaza berlangsung, Washington DC juga terus memasok senjata mematikan ke Tel Aviv yang digunakan tentara zionis untuk membantai penduduk Palestina.
Sementara PBB seperti tak berdaya untuk menghentikan kebrutalan Israel. Bahkan, data terakhir menunjukkan, pekerja Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) yang tewas di Jalur Gaza terus bertambah akibat serangan zionis. Hingga Minggu (24/12/2023) lalu, jumlahnya telah mencapai 142 orang.
Area luas di Gaza kini telah menjadi tanah yang tidak berpenghuni. Menurut PBB, sekitar 80 persen populasi di wilayah kantong Palestina itu telah mengungsi, menghadapi kekurangan makanan, bahan bakar, air, dan obat-obatan, bersamaan dengan ancaman penyakit.