Cerita Penumpasan Antek PKI di Jawa Tengah dan Strategi Brigjen TNI Surjo Sumpeno
Selanjutnya sebagai akibat dari tekanan terus-menerus dari pasukan RPKAD dan Batalyon Infanteri E dan F yang bergabung dalam Komando Operasi Merapi, serta diikuti oleh gerakan massa rakyat yang telah disadarkan, sisa gerombolan Kol Sahirman dan kawan-kawan tidak dapat bertahan lagi. Pada 14 Desember 1965, Kol Sahirman, Kol Maryono dan Mayor RW Sukirno turun dari gunung, dan berhasil disergap dan ditembak mati.
Selain melakukan pembersihan terhadap militer, pasukan RPKAD di Jawa Tengah juga melakukan operasi terhadap massa yang pro PKI di berbagai wilayah seperti Solo, Boyolali, Wonogiri dan beberapa wilayah lainnya di Jawa Tengah. Sehingga Gerakan 30 September di Jawa Tengah dapat dipatahkan.
Sumber :
- Buku “Komunisme di Indonesia Jilid IV: Pemberontakan G.30.S/ PKI Dan Penumpasannya (Tahun 1960-1965), Jakarta: Pusjarah TNI, 1999
- Sejarah Militer kodam VII/Diponegoro, Sirnaning Yakso katon Gapuraning Ratu II, semarang, 1971, hal. 199
- Wikipedia
Editor: Donald Karouw