Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat
Advertisement . Scroll to see content

83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:21:00 WIB
83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?
Sejak 28 Februari, negara-negara GCC telah menerima 4.391 serangan rudal dan drone Iran. Ini setara 83 persen dari total serangan. (Foto: Ilustrasi/AP)
Advertisement . Scroll to see content

Iran memang mengklaim hanya menargetkan fasilitas militer yang terkait dengan AS. Namun dalam hari-hari dan pekan berikutnya, pola serangan terhadap infrastruktur sipil semakin jelas terlihat. Di Arab Saudi, target mencakup kilang minyak Ras Tanura, fasilitas Aramco, hingga ladang minyak Shaybah.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan sejumlah drone yang mengarah ke Riyadh berhasil dicegat.

"Saya baru saja keluar bersama anak kecil saya ketika tiba-tiba terdengar ledakan. Orang-orang di sekitar kami melihat ke langit, mencoba memahami apa yang terjadi. Ini bukan sesuatu yang Anda bayangkan terjadi di Riyadh," kata seorang warga Yordania di Riyadh kepada AFP pada 28 Februari. 

Serangan itu memang di luar dugaan. Bukan hanya bagi warga, tetapi juga pemerintah negara-negara teluk, yang merasa tidak memiliki peran dalam konflik tersebut.

Bahkan, Oman yang sebelumnya memediasi pembicaraan positif antara Iran dan AS sebelum pecahnya konflik, turut menjadi sasaran. Sejak 3 Maret, sejumlah serangan menghantam infrastruktur minyak dan fasilitas sipil di negara itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut