Iran Klaim Tembak Jatuh Rudal Siluman AS, Selat Hormuz Langsung Ditutup Total
TEHERAN, iNews.id- Iran mengklaim berhasil menembak jatuh rudal siluman AGM-158 JASSM milik Amerika Serikat, yang dikenal sebagai salah satu rudal jelajah paling canggih dengan kemampuan menghindari deteksi radar. Klaim tersebut langsung menjadi sorotan internasional karena dinilai dapat memengaruhi pandangan terhadap keunggulan teknologi siluman modern sekaligus menunjukkan kemampuan sistem pertahanan udara Iran.
Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, Iran melalui Komando Pusat Khatam Al-Anbia mengumumkan penutupan total Selat Hormuz pada Kamis (11/6/2026). Jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia itu dinyatakan tertutup bagi seluruh kapal, termasuk tanker minyak dan kapal niaga.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Tasnim, Khatam Al-Anbia menyebut langkah tersebut diambil menyusul memburuknya situasi keamanan kawasan setelah serangan terbaru yang dikaitkan dengan Amerika Serikat.
"Mulai saat ini, karena kondisi keamanan yang tidak menentu di kawasan, Selat Hormuz ditutup untuk seluruh kapal, termasuk tanker minyak dan kapal komersial. Setiap lalu lintas yang melintas akan menjadi sasaran," demikian pernyataan Khatam Al-Anbia.
Iran juga menegaskan tidak ada lagi akses pelayaran yang diizinkan melalui Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut, meningkatkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap pasokan energi global dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Editor: Suriya Mohamad Said