Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat
Advertisement . Scroll to see content

83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:21:00 WIB
83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?
Sejak 28 Februari, negara-negara GCC telah menerima 4.391 serangan rudal dan drone Iran. Ini setara 83 persen dari total serangan. (Foto: Ilustrasi/AP)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, yang memicu kemarahan pemerintah di kawasan Timur Tengah adalah tujuan di balik serangan yang terus berlangsung.

Direktur Council for Arab-British Understanding, Chris Doyle, menilai klaim Iran yang hanya menyasar target militer tidak dapat dipercaya.

"Sangat jelas bahwa Iran menargetkan bagian penting dari infrastruktur sipil. Jadi klaim itu tidak kredibel," ujar Chris Doyle, dilansir dari Arab News, Jumat (27/3/2026).

Enam negara Arab mengultimatum Iran menghentikan serangan ke wilayah mereka. (Foto: AP)
Enam negara Arab mengultimatum Iran menghentikan serangan ke wilayah mereka. (Foto: AP)

Menurut Doyle, tujuan utama Iran adalah bertahan dalam perang yang mereka anggap sebagai perang eksistensi. Mereka ingin sebisa mungkin membuat AS menderita. Dengan keterbatasan kemampuan konvensional dibandingkan AS dan Israel, Iran berupaya memperluas front konflik.

"Iran membuka medan perang yang sangat luas untuk memaksa AS dan sekutunya melindungi berbagai target di 12 negara sekaligus, sekaligus menimbulkan biaya ekonomi," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut