Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat
Advertisement . Scroll to see content

AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Jumat, 27 Maret 2026 - 03:00:00 WIB
AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung
Donald Trump mengatakan militernya tetap melanjutkan serangan ke Iran selama belum ada kesepakatan damai yang mengikat antara kedua negara (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) tetap melanjutkan operasi militer terhadap Iran meskipun kedua pihak tengah berupaya melakukan negosiasi damai. AS-Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari atau hampir sebulan lalu. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda konflik mereda.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, militernya tetap melanjutkan serangan ke Iran Kamis (26/3/2026) dan waktu selanjutnya selama belum ada kesepakatan yang mengikat.

"Sementara itu, terhadap Iran, kita akan terus melakukan apa yang telah kita lakukan," kata Trump, dalam rapat kabinet, merujuk pada operasi militer, dikutip dari Sputnik.

Sementara itu terkait tambahan batas waktu 5 hari kepada Iran untuk membuka sepenuhnya blokade Selar Hormuz, Trump mengaku tidak yakin apakah bisa memaksa Iran untuk memenuhi tuntutan tersebut atau tidak. Batas waktu 5 hari akan berakhir pada Jumat (27/3/2026) yang berarti, jika tidak dipenuhi Iran, militer AS akan menyerang pembangkit listrik serta fasilitas energi Iran lainnya.

Namun pada tenggat waktu kedua ini, Trump mengindikasikan masih banyak waktu, tidak ingin terburu-buru untuk menghantam Iran.

“Kita punya banyak waktu, tahukah Anda? Ini hanya satu hari dalam ‘waktu Trump'. Satu hari, tahukah Anda apa itu? Itu seperti keabadian,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut