Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IDAI Dukung Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos, Ini Alasannya!
Advertisement . Scroll to see content

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:23:00 WIB
Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!
Ilustrasi remaja main media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya itu, paparan konten media sosial tanpa filter juga berpotensi memengaruhi cara berpikir dan perilaku anak. Mereka bisa terdorong membandingkan diri dengan orang lain, mengalami tekanan sosial, bahkan kehilangan kemampuan bersosialisasi di dunia nyata.

IDAI juga menyoroti bahwa secara neurologis, anak belum siap menghadapi kompleksitas media sosial. Kemampuan untuk menilai risiko, mengontrol diri, dan memahami konsekuensi masih dalam tahap perkembangan.

Orang Tua Wajib Dampingi Anak saat Mengakses Ponsel

Ketua Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI dr Fitri Hartanto menambahkan bahwa kondisi ini diperparah jika anak tidak mendapat pendampingan dari orang tua.

"Tanpa pendampingan, anak bisa menjadikan media sosial sebagai pelarian. Ini yang berbahaya, karena masalah tidak terselesaikan, justru bertambah," katanya.

IDAI menegaskan, pembatasan usia akses media sosial hingga 16 tahun merupakan langkah preventif untuk menekan risiko gangguan mental pada anak. Di usia tersebut, anak dinilai mulai memiliki kematangan emosional dan kognitif yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut