Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id – Paparan media sosial yang semakin masif di kalangan anak-anak kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan, penggunaan media sosial tanpa kontrol dapat memicu berbagai gangguan psikologis hingga menghambat tumbuh kembang anak.
Peringatan ini disampaikan IDAI seiring penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Kebijakan tersebut diperkuat dengan aturan Kementerian Komunikasi dan Digital yang mewajibkan penonaktifan akun anak di sejumlah platform digital.
Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, mengungkapkan dampak media sosial terhadap anak bukan lagi sekadar kekhawatiran, melainkan sudah terbukti secara ilmiah.
"Anak-anak yang terpapar gawai dan media sosial secara berlebihan berisiko mengalami berbagai gangguan, baik secara emosional maupun perilaku," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (29/3/2026).
Menurut IDAI, anak yang belum matang secara psikologis cenderung kesulitan mengelola emosi saat berinteraksi di dunia digital. Kondisi ini membuat mereka rentan mengalami kecemasan, stres, hingga kecanduan.