Stres Bisa Ganggu Produksi ASI, Ini Penjelasan Konselor Laktasi
JAKARTA, iNews.id – Kondisi psikologis ibu ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran proses menyusui. Saat ibu mengalami stres, cemas, atau merasa tidak nyaman, produksi maupun pengeluaran ASI dapat terganggu.
Konselor menyusui Desyntia Inten Dwi Lestari menjelaskan bahwa proses menyusui dipengaruhi oleh dua hormon utama, yaitu prolaktin yang berfungsi memproduksi ASI dan oksitosin yang membantu mengeluarkan ASI.
Menurut dia, hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi emosional ibu.
"Hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Saat ibu merasa rileks, nyaman, dan bahagia, produksi serta pengeluaran ASI cenderung lebih optimal," ujar Desyntia dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.
Sebaliknya, ketika ibu mengalami tekanan, kelelahan, atau stres, refleks pengeluaran ASI dapat terhambat. Akibatnya, ASI yang sebenarnya diproduksi tubuh tidak keluar secara optimal.
Desyntia mengatakan, "Kondisi tersebut sering kali membuat ibu merasa produksi ASI berkurang, padahal penyebab utamanya adalah terganggunya proses pengeluaran ASI akibat faktor psikologis."