خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Artinya: Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. At Taubah ayat 103)
Berdasarkan ayat di atas, diwajibkan zakat tidak lain adalah agar setiap Muslim kembali dalam keadaan fitrah dan suci. Berikut ini adalah rukun zakat fitrah yang perlu diketahui.
Secara bahasa, niat artinya adalah itikad tanpa keraguan untuk melaksanakan sebuah perbuatan. Meskipun itikad terletak di hati, tetapi melafalkan niat secara lisan sangat dianjurkan para ulama untuk menegaskan lagi.
Niat adalah dasar setiap amal ibadah. Tanpa niat, sebuah ibadah bisa menjadi tidak sah dan tidak memperoleh pahala.