Sepak Terjang Raden Ronggo Prawirodirjo III, Pejuang yang Disegani Belanda

Solichan Arif
Kisah Raden Ronggo Prawirodirjo III (1796-1810) merupakan Bupati Wedana Madiun sekaligus mertua Pangeran Diponegoro. (Foto: Istimewa).

Inti suratnya, Raden Ronggo menyatakan telah merencanakan perang melawan orang-orang Eropa dan Surakarta dan seterusnya akan menempuh jalan hidup sebagai pengembara.

Raden Ronggo meminta keraton Yogyakarta dijaga dengan baik. Dia juga meminta jembatan menuju Yogyakarta dihancurkan agar tidak ada pasukan yang dikirim.

Raden Ronggo juga meminta Sultan Yogya mendukung usahanya. Raden Ronggo menyerukan kepada semua orang Jawa dan Tionghoa untuk bersatu menggulingkan otoritas Eropa bersamanya dan sekaligus menghancurkan Surakarta.

Sebagai Bupati Wedana Madiun yang membawahi 14 bupati, Raden Ronggo tidak berhenti mengonsolidasikan kekuatan perangnya. 

“Dia juga menyematkan gelar Susuhunan Prabu Ingalaga kepada dirinya,” dilansir dari Antara Lawu dan Wilis.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal