Teroris Serang Mabes Polri, Pengamat Unpad: Ini Warning, Harus Disikapi Serius

Agus Warsudi
Perempuan terduga teroris yang serang Mabes Polri (foto: Istimewa)

"Jadi saya melihat pelaku ini ada keterkaitan dengan kejadian di Makassar. Ada tiga hal, yakni, tertama dia memang tergalang untuk bergerak karena di Makassar tidak ada korban yang kena ledakan bom," ujar Prof Muradi.

Kedua, tutur Prof Muradi, ada keterkaitan pelaku di Mabes Polri ini dengan jaringan teroris saat ini, seperti JAD dan Jamaah Islamiah (JI), meski tidak terafiliasi langsung. 

"Ketiga, saya melihat pelaku punya kaitan dengan beberapa pelaku teror yang ditangkap Polri, baik yang baru ditangkap maupun yang saat ini menjalani masa tahanan," tutur Prof Muradi.

Prof Muradi menilai, muncul trend, jaringan teroris saat ini menggunakan perempuan untuk melakukan serangan teror. Tren perempuan dalam aksi teror ini harus diwaspadai. 

"Seperti aksi teror di Surabaya itu, satu keluarga kan. Ada perempuannya. Lalu Makassar, kemarin (Minggu 28/3/2021). Itu juga (perempuan) diajak suaminya. Nah yang sekarang ini apakah memang dia janda dari salah satu teroris atau memang keluarganya ada yang ditahan karena aksi teror," ucap Prof Muradi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Sembunyi, 1 Terduga Teroris Terobos Mabes Polri Ditangkap

57 tahun lalu

Detik-detik Perempuan Terduga Teroris Terobos Mabes Polri dan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Antisipasi Teroris, Kapolda Jabar Perintahkan Polres Jajaran Perketat Penjagaan Markas

57 tahun lalu

Teroris Terobos Mabes Polri, Polrestabes Bandung Tingkatkan Pengamanan

57 tahun lalu

Pengamat Politik dan Keamanan Muradi Sebut Pasutri Pengebom Katedral Makassar Anggota New JI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal