Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JPO Tendean Hancur Ditabrak Truk, Pramono Serahkan Proses Hukum ke Aparat
Advertisement . Scroll to see content

Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Pramono Minta Sopir Ditindak Tegas

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:44:00 WIB
Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Pramono Minta Sopir Ditindak Tegas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Truk molen tersangkut di kolong Jembatan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026) dini hari. Peristiwa itu diduga karena sopir asik bermain handphone ketika mengemudi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta anak buahnya untuk menindak tegas sang sopir. Dia memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

"Kemarin kejadian di salah satu yang kemudian yang sama karena sopirnya main HP, saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan dan melakukan koordinasi dengan Kakorlantas, siapa pun yang melakukan itu ditindak sekeras-kerasnya," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Bila terbukti adanya unsur kelalaian, Pramono meminta izin mengemudi sopir truk tersebut dicabut. Hal ini untuk memberikan efek jera agar pengemudi lain tidak melakukan pelanggaran serupa.

"Kalau perlu lisensi atau izinnya dicabut," jelas Pramono.

Bila kejadian serupa terulang kembali, maka penindakan tegas juga akan menyasar pihak perusahaan. Sebab, perusahaan juga melakukan kelalaian karena tak mengawasi sopirnya secara ketat. 

"Kalau kemudian perusahaannya juga masih melakukan yang sama, maka perusahaan yang akan mendapatkan teguran karena tidak menyiapkan sopir yang kemudian tertib dan sebagainya," tuturnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut