Sejarah Kerajaan Sunda dan Peninggalannya, Eksis sejak Pamor Tarumanagara Pudar

Agus Warsudi
Istana Kerajaan Sunda versi Artificial Intelligence (AI). (FOTO: ISTIMEWA)

Berikut silsilah raja-raja Kerajaan Sunda berjumlah 20 orang:

1. Tarusbawa (menantu Linggawarman, (669-723 M)

2. Harisdarma atau Sanjaya (Menantu Tarusbawa, (723- 732 M)

3. Tamperan Barmawijaya (732- 739 M)

4. Rakeyan Banga (739-766 M)

5. Rakeyan Medang Prabu Hulukujang (766-783 M)

6. Prabu Giliwesi (menantu Rakeyan Medang Prabu Hulukujang, (785-795 M)

7. Pucukbumi Darmeswara (menantu Prabu Giliwesi (795-819 M)

8. Rakeyan Wuwus Prabu Gajah Kulon (819-891 M)

9. Prabu Darmaraksa (adik ipar Rakeyan Wuwus Prabu Gajah Kulon, 891-895 M)

10. Windusakti Prabu Dewageng (895-913 M)

11. Rakeyan Kamuning Gading Prabu Pucukwesi (913-916 M)

12. Rakeyan Jayagiri (menantu Rakeyan Kamuning Gading, 916-942 M)

13. Atmayadarma Hariwangsa (942-954 M)

14. Limbur Kancana (putra Rakeyan Kamuning Gading, 954-964 M)

15. Prabu Munding Ganawirya (964-973 M)

16. Prabu Jayagiri Rakeyan Wulung Gadung (973-989 M)

17. Prabu Brajawisesa (989-1012 M)

18. Prabu Dewa Sanghyang (1012-2029 M)

19. Prabu Sanghyang Ageng (1019-1030 M)

20. Prabu Detya Maharaja Sri Jayabuopati (1030-1042 M)

Peninggalan Kerajaan Sunda

Peninggalan Kerajaan Sunda sampai saat masih bisa dilihat mayoritas berupa prasasti dari batu berisi tulisan huruf Sunda kuno:

1. Prasasti Cikapundung

Pada tanggal 8 Oktober 2010, warga menemukan batu prasasti yang ditemukan di sekitar sungai Cikapundung. Batu prasasti ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-14. Pada batu prasasti Cikapundung terdapat sebuah tulisan dengan huruf Sunda kuno dan gambar telapak tangan, telapak kaki, dan wajah.

Kalimat yang dituliskan pada prasasti itu berbunyi “unggal jagat jalmah hendap”, yang jika diartikan berarti semua manusia di dunia akan mengalami sesuatu. Pada saat ditemukan, batu prasasti ini mempunyai panjang 178 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 55 cm.

Hingga saat ini, batu prasasti Cikapundung masih diteliti oleh para peneliti dari Balai Arkeologi.

2. Prasasti Pasir Datar

Tahun 1872 menjadi tahun ditemukannya prasasti Pasir Datar. Prasasti Pasir Datar ditemukan di Cisande, Sukabumi atau lebih tepatnya ditemukan di Perkebunan Kopi di Pasir Datar. Untuk menjaga keasliannya, prasasti ini dipindah dan disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

6 Contoh Biantara Sunda Berbagai Tema yang Bisa Dipelajari Siswa

57 tahun lalu

5 Dongeng Sunda Pendek Berbagai Tema, Lengkap dengan Terjemahannya

57 tahun lalu

3 Contoh Artikel Bahasa Sunda, Dilihat dari Berbagai Tema

57 tahun lalu

Kisah Lutung Kasarung, Legenda Tatar Pasundan Sarat Pelajaran Berharga

57 tahun lalu

10 Lagu Sunda Viral, Berisi Nasihat hingga Kisah Percintaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal