Sejarah Kerajaan Sunda dan Peninggalannya, Eksis sejak Pamor Tarumanagara Pudar

Agus Warsudi
Istana Kerajaan Sunda versi Artificial Intelligence (AI). (FOTO: ISTIMEWA)

Sungai Citarum yang membelah Jawa Barat menjadi pembatas antara Kerajaan Sunda di barat dan Kerajaan Galuh di timur. Setelah terjadi pemecahan, Tarusbawa mendirikan ibu kota kerajaan di daerah pedalaman dekat hulu Sungai Cipakancilan.

Dalam Carita Parahyangan, Tarusbawa hanya disebut dengan gelarnya, yaitu Tohaan di Sunda (Raja Sunda). Masa pemerintahan Kerajaan Sunda yang dipimpin oleh Tarusbawa hanya sampai 723 Masehi.

Putra dari Tarusbawa wafat lebih dahulu sehingga Tejakencana atau Rakeyan Jamri diangkat menjadi dan ahli waris kerajaan. Tejakencana, suami dari putri Tarusbawa inilah yang menjadi raja kedua di Kerajaan Sunda. Tejakencana merupakan cicit dari Wretikandayun.

Rakeyan Jamri yang memimpin Kerajaan Sunda dikenal dengan nama Prabu Harisdarma. Dia berhasil menguasai Kerajaan Galuh. Sebagai ahli waris Kerajaan Kalingga, Rakeyan Jamri menjadi pemimpin Kerajaan Kalingga Utara atau lebih dikenal dengan nama Bumi Mataram di tahun 732 Masehi. 

Sedangkan kekuasaan Kerajaan Sunda di Jawa Barat diberikan kepada putranya dari Tejakencana bernama Tamperan atau Rakeyan Panaraban.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

6 Contoh Biantara Sunda Berbagai Tema yang Bisa Dipelajari Siswa

57 tahun lalu

5 Dongeng Sunda Pendek Berbagai Tema, Lengkap dengan Terjemahannya

57 tahun lalu

3 Contoh Artikel Bahasa Sunda, Dilihat dari Berbagai Tema

57 tahun lalu

Kisah Lutung Kasarung, Legenda Tatar Pasundan Sarat Pelajaran Berharga

57 tahun lalu

10 Lagu Sunda Viral, Berisi Nasihat hingga Kisah Percintaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal