Merasa Disudutkan Jaksa, Nenek Korban Pencabulan Histeris usai Sidang di PN Sukabumi

Dharmawan Hadi
Nenek korban pencabulan menangis histeris seusai sidang di Pengadilan Negeri, Kota Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

Sementara itu, pengacara keluarga korban, Yoseph Luturyali mengatakan, terkait histerisnya nenek korban, karena tidak terima pengakuan terdakwa yang tidak mengakui perbuatannya.

"Ada bantahan dari terdakwa ini. Bahwa terdakwa tidak melakukan. Itu diakuinya dia saat diperiksa mulai penyidikan sampai di kejaksaan. Nah kalau tidak mengaku, tugas jaksa sebagai penuntut umum yang menangani perkara, harus menggali semaksimal mungkin segala upaya (meyakinkan peserta sidang), harusnya begitu," ujar Yoseph.

Yoseph menambahkan dengan bukti-bukti yang ada, seharusnya bisa menjadi rujukan. Seperti dari hasil visumnya, terbukti ada lecet. Hasil dari dokter ditemukan hancur (vagina korban). Yoseph menilai hal tersebut aneh karena  kontradiktif dengan yang disampaikan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Pencabulan Anak di Kota Sukabumi Dipertanyakan, 3 Bulan Belum Disidang

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Situbondo Geger! Oknum Guru SMA Diduga Cabuli Siswa Sesama Jenis, Digerebek di Hotel

57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Oknum Pengasuh Pesantren di Jepara jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Begini Modusnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal