Diketahui, majelis hakim PT Bandung menjatuhkan vonis mati kepada Herry Wirawan, predator seks anak-anak. Selain itu, hakim juga mewajibkan Herry Wirawan membayar restitusi atau ganti rugi kepada para korban. Dengan putusan ini, berarti permohonan banding yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Jabar dikabulkan.
"Menerima permintaan banding dari jaksa/penuntut umum. Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati," ucap hakim PT Bandung yang diketuai oleh Herri Swantoro sebagaimana dokumen putusan yang diterima, Senin (4/4/2022).
Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.