Habib Bahar: Kalau Membiarkan Penguasa Zalim ke Rakyat, Saya Tak Akan Cium Bau Surga

Agus Warsudi
Habib Bahar memegang bendera merah putih dalam ruang sidang Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung. (Foto: Antara)

"Yang mulia (majelis hakim), kasus saya adalah kasus yang telah jelas-jelas ditunggangi oleh oknum tertentu. Oleh karena itu, saya berharap keadilan," kata Bahar.

Bahar mengingatkan kepada majelis hakim apabila tak dapat memberi keadilan, majelis hakim bakal diminta tanggung jawab oleh Allah SWT.

"Apabila yang mulia tidak memberikan keadilan, maka yang mulia bukan berurusan dengan saya, penasihat hukum, atau penuntut umum, tapi yang mulia berurusan dengan Yang Maha Adil yaitu Allah SWT. Tapi saya yakin yang mulia bisa memberikan hukuman dengan seadil-adilnya," ujar Bahar.

Tak hanya majelis hakim, Bahar menyatakan bahwa dirinya pun bakal dimintai pertanggungjawaban oleh majelis hakim. Begitupula, penasihat hukum dan jaksa penuntut umum akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt.

"Saya ingatkan ke penasihat hukum, Anda sekarang membela saya kalau saya benar maka Anda mendapatkan pahala tapi kalau saya salah, anda akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT," tutur Bahar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habib Bahar Sebut Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online Ditunggangi Oknum

57 tahun lalu

Bacakan Pleidoi, Habib Bahar Minta Bebas dari Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online

57 tahun lalu

Dituding Penceramah Radikal dan Intoleran, Ini Jawaban Habib Bahar

57 tahun lalu

Habib Bahar: Dalam Hukum Agama Memukul Korban demi Bela Kehormatan Istri, Tidak Salah

57 tahun lalu

Di Sidang Kasus Penganiayaan, Habib Bahar Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal