Habib Bahar: Kalau Membiarkan Penguasa Zalim ke Rakyat, Saya Tak Akan Cium Bau Surga

Agus Warsudi
Habib Bahar memegang bendera merah putih dalam ruang sidang Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung. (Foto: Antara)

Habib Bahar menuturkan, dalam menentang ketidakadilan dan kezaliman penguasa, dia tidak takut dipenjara, bahkan dibunuh dengan cara diracun sekalipun. 

"Sekalipun saya harus dipenjara atau terpincang atau diracun sekalipun, saya harus dibunuh, demi Allah, saya tidak akan pernah tunduk kepada kezaliman, kemungkaran, dan ketidakadilan, terima kasih," tutur pimpina Ponpes Tajul Alawiyin, Kecamatan Kemang, Bogor ini.

Diberitakan sebelumnya, Habib Bahar bin Smith menyebut kasus penganiayaan sopir taksi online yang terjadi pada 4 September 2018 silam, ditunggangi oknum tertentu. Karena itu, Bahar minta keadilan atas kasusnya itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahar saat mengikuti sidang dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi secara virtual. Bahar berada di Lapas Gunung Sindur, Bogor, sedangkan majelis hakim, tim jaksa penuntut umum (JPU), dan tim pengacara berada di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (3/6/2021). 

Diketahui, Bahar mengklaim telah berdamai dengan korban Andriansyah. Setelah berdamai dan memberikan ganti rugi atas luka-luka yang diderita akibat pukulan, Andriansyah bersedia mencabut laporan. Perdamaian itu tertera dalam tiga lembar surat yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di atas materai.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habib Bahar Sebut Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online Ditunggangi Oknum

57 tahun lalu

Bacakan Pleidoi, Habib Bahar Minta Bebas dari Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online

57 tahun lalu

Dituding Penceramah Radikal dan Intoleran, Ini Jawaban Habib Bahar

57 tahun lalu

Habib Bahar: Dalam Hukum Agama Memukul Korban demi Bela Kehormatan Istri, Tidak Salah

57 tahun lalu

Di Sidang Kasus Penganiayaan, Habib Bahar Ngaku Cucu ke-29 Nabi Muhammad 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal