JAKARTA, iNews.id - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 0 persen atau dihapus. Dia mengatakan perlu diatur pemberlakuan fraksi threshold apabila ambang batas parlemen tetap diberlakukan.
Mahfud menyoroti 17 juta suara terbuang dan tak terkonversi menjadi kursi parlemen pada Pemilu 2024 lalu.
"17 juta itu di atas 7 partai yang lain yang mendapat kursi hanya karena 4 persen diraih. Kan yang lebih dari 17 juta itu kalau enggak salah PDIP, Gerindra, dan Golkar," kata Mahfud MD saat hadiri forum group discussion (FGD) yang digelar Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Sekber GKSR, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).
Dia menilai tak boleh ada satu suara pun yang terbuang. Pasalnya, setiap suara dalam pemilu sangat penting dan berarti.
Menurutnya, ada sejumlah cara agar suara rakyat ini tak terbuang.
"Caranya kalau bisa, ya ada tanpa threshold. Tapi kalau mau dipaksakan juga threshold, ada cara kedua, yaitu eh bukan parliamentary threshold tapi fraksi threshold, tadi disebutkan," ucap Mahfud.