Latar Belakang Terjadinya Pemberontakan PRRI, Tokoh dan Dampaknya

Kezia Veronica Corne
Ilustrasi Latar Belakang Terjadinya Pemberontakan PRRI (freepik)

Komando daerah militer Sumatera Tengah kemudian dibekukan dan ditempatkan langsung di Bawah KASAD

Akhir Pemberontakan PRRI 

Pemberontakan mencapai puncaknya pada 15 Februari 1958. Saat itu Achmad Husein memproklamasikan berdirinya Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dengan Syafruddin Prawiranegara sebagai  Perdana Menterinya.

Untuk menghentikan gerakan tersebut, pemerintah membentuk komando pasukan pembebasan, yang terdiri atas angkatan darat, laut, dan udara. Operasi penumpasan PRRI di Sumatera Tengah itu diberi nama Operasi 17 Agustus.

Operasi tersebut menunjukkan hasil yang memuaskan. Satu per satu wilayah jatuh kembali ke tangan tentara RI. Pada 14 Maret 1958, Pekanbaru dapat dikuasai APRI. Kemudian, 4 Mei 1958, Bukittinggi dapat direbut kembali. 

Pada 29 Mei 1961, Achmad Husein dan tokoh-tokoh sipil yang mendukung PRRI akhirnya menyerah.  Itu tadi informasi terkait latar belakang terjadinya pemberontakan PRRI dan sejarahnya. Semoga informasi tadi membantu!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

57 tahun lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

57 tahun lalu

Sejarah! Autumn Durald Arkapaw Jadi Wanita Pertama Memenangkan Best Cinematography untuk Film Sinners

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal