Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi risiko komunikasi antara anak-anak dan orang asing, termasuk yang terjadi melalui situs permainan daring.
Aturan baru juga menyasar perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pengembang chatbot AI yang mensimulasikan hubungan seksual atau role play diwajibkan menerapkan batas usia minimum 18 tahun bagi penggunanya.
Tak hanya itu, fitur percakapan yang membahas topik intim maupun konten serupa juga akan dibatasi bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun pada layanan chatbot AI secara lebih luas.
Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, pemerintah Inggris turut mengumumkan penelitian lebih lanjut terkait aktivitas media sosial pada malam hari serta praktik infinite scrolling atau kebiasaan menggulir layar tanpa henti.
Hasil penelitian tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2026 dan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan lanjutan.