Ketika Rakyat Menjerit, OJK Harus Berlari Lebih Cepat

Yunaldi Libra
Ilustrasi, Kasus jerat pinjol dan kejamnya debt colletor perusahaan leasing menjadi video viral hampir di semua sosial media. (Foto: Istimewa).

OJK bahkan memberlakukan denda untuk iklan menyesatkan atau penagihan kasar. Pada tahun 2025, dengan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang diluncurkan November 2024, OJK sudah memblokir 31.398 rekening penipuan dan menyelamatkan  Rp 129,1 miliar kerugian pelapor di tahun 2025.

Suara Korban yang Mengiris Hati

Angka-angka diatas pasti tidak bohong. Tapi masih saja ada  fakta pahit yang terdengat. Hal ini menunjukkan bagaimana korban masih bergulat meski OJK sudah bergerak. 

Seperti kisah Sarah yang terjerat pinjol demi membayar tagihan orangtuanya pada april 2025 lalu. Kepada salah satu portal berita online nasional, pekerja informal di Jakarta ini menceritakan deritanya berhubungan dengan pinjol. 

Sarah meminjam Rp 3 juta dari pinjol ilegal via SMS tawaran yang menjanjikan pencairan uang cepat. Namun, tagihan yang harus dibayar membengkak jadi Rp 8 juta karena denda otomatis dan bunga tersembunyi. 

Sarah menerima teror dari debt collector yang menyebarkan data pribadinya ke grup WhatsApp keluarga. Tindakan DC ini membuatnya malu dan stres berat.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Langsung Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar

57 tahun lalu

Breaking News: Buronan OJK Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Ditangkap!

57 tahun lalu

OJK Jamin Pasar Modal Indonesia Tak Akan Turun Kasta di MSCI

57 tahun lalu

OJK Minta BEI Rutin Gelar Rapat dengan MSCI demi Cegah Downgrade Pasar Modal RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal