Ketika Rakyat Menjerit, OJK Harus Berlari Lebih Cepat

Yunaldi Libra
Ilustrasi, Kasus jerat pinjol dan kejamnya debt colletor perusahaan leasing menjadi video viral hampir di semua sosial media. (Foto: Istimewa).

Dan yang terakhir adalah efek jera dari sanksi masih lemah. Denda jutaan rupiah tak membuat pelaku jera. Kasus di Depok menjadi contoh nyata. 

Debt collector mata elang leasing HZ masih beroperasi meski sebelumnya telah disanksi, sebelum akhirnya ditangkap aparat. Penurunan angka pengaduan sebesar 15% sepanjang 2024–2025 patut diapresiasi. Namun OJK prlu membuat  sanksi lebih menggigit, seperti pencabutan izin permanen untuk pelaku berulang.

Solusi Praktis agar OJK Bisa Melaju lebih Cepat

Untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, OJK perlu bergerak lebih gesit. OJK perlu membentuk tim respons cepat untuk memastikan setiap laporan selesai ditangani dalam waktu kurang dari 30 hari. 

Edukasi literasi keuangan pun bisa menjangkau desa-desa, bukan hanya lewat seminar formal, tapi melalui posko keliling atau kolaborasi dengan RT/RW. Ojk juga bisa berkolaborasi dengan Guru honorer, yang sering menjadi panutan di lingkungannya.

Sementara itu, penanganan praktik ilegal perlu diperkuat. Kerja sama regional melalui MoU ASEAN bisa membuat blokir server ilegal lebih cepat dan efektif. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Langsung Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar

57 tahun lalu

Breaking News: Buronan OJK Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Ditangkap!

57 tahun lalu

OJK Jamin Pasar Modal Indonesia Tak Akan Turun Kasta di MSCI

57 tahun lalu

OJK Minta BEI Rutin Gelar Rapat dengan MSCI demi Cegah Downgrade Pasar Modal RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal