Tokoh Katolik Papua Kutuk Praktik Korupsi, Sebut sebagai Kejahatan Kemanusiaan
Deputi Bidang Pemerintahan dan Demokrasi Jaringan Damai Papua (JDP) Pares Wenda menjelaskan, dari sisi politik untuk menciptakan Papua yang damai salah satunya negara harus benar-benar melaksanakan pembangunan dan pendidikan politik bagi calon calon pemimpin Papua.
“Dari analisis JDP, kurangnya pembangunan politik dan pendidikan politik di antara para pejabat ini memberikan peluang untuk mereka melakukan korupsi,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dugaan korupsi seperti yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe dan kasus-kasus korupsi lain ditangani dengan pendekatan UU korupsi.
“Penanganan korupsi diserahkan sepenuhnya ke KPK. Biarkan KPK bekerja sesuai dengan tupoksinya,” ucapnya.
Sementara itu masih dalam diskusi yang sama, Dorince Mehue anggota MRP menyebut Gubernur Papua perlu menghadapi panggilan KPK secara kooperatif untuk membuktikan tuduhan dari lembaga antirasuah tersebut.