Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia

Selasa, 15 Februari 2022 - 06:59:00 WIB
Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia
Foto paspor Petrov alias Houdini sekitar tahun 1972 (foto : repro)
Advertisement . Scroll to see content

Dari laporan Houdini diketahui agen Soviet sengaja tidak memperlihatkan reaksi yang menyolok dari peristiwa pembelotan agennya. Agen Soviet tetap melakukan perekrutan anggota baru di Indonesia. Bahkan lebih agresif.

Lembaga legislatif, yakni tepatnya tenaga ahli di tubuh MPR, disasarnya. Juga para pegawai Kantor Pos. Menurut Ken Conboy, dari semua institusi yang menjadi sasaran rekrutmen, tidak ada yang lebih menarik dari agen Soviet selain angkatan bersenjata (militer).

Sejumlah kegiatan rekrutmen intelijen Soviet terbongkar. Pada tahun 1971, KGB berusaha merekrut ajudan Jenderal Nasution. Kemudian pada tahun 1972, agen GRU mencoba mendekati seorang letnan angkata darat.

Pada tahun 1974, operator Satsus Intel sempat mengecek seorang perwira sandi Indonesia yang dicurigai melakukan kegiatan mata-mata. Selama bulan Juli 1975 Satsus Intel berhasil mendokumentasi beberapa kali kontak antara pejabat KGB dengan seorang letnan angkatan darat yang bertugas di intelijen militer.  

Satsus Intel rezim Soeharto menangani kegiatan agen mata-mata Soviet dengan treatmen yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya dengan melakukan aksi kontraintelijen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut