Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia

Selasa, 15 Februari 2022 - 06:59:00 WIB
Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia
Foto paspor Petrov alias Houdini sekitar tahun 1972 (foto : repro)
Advertisement . Scroll to see content

Ken Conboy menyebut nama Boris Liapine, salah satu pejabat Atase Kebudayaan. Liapine merupakan agen KGB yang gerak geriknya dalam pantauan tim Satsus Intel (Satuan Khusus Intelijen).

Satsus Intel merupakan sebuah unit baru Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara) yang didirikan 16 November 1968. Pendirian Satsus Intel setelah adanya kunjungan Clarence “Ed” Barbier, salah seorang pejabat CIA (Central Intelligence Agency), agen intelijen Amerika Serikat.

Clarence  Barbier yang kemudian bekerja di kedutaan merupakan Kepala Stasiun CIA yang khusus mengawasi hubungan dengan Bakin. Barbier tercatat sebagai intelijen angkatan laut pada Perang Dunia II yang memiliki keahlian bahasa Jepang.

Barbier juga pernah bergabung dalam marinir Amerika Serikat pada Perang Pasifik. Kunjungannya mendorong Kolonel Nicklany, Wakil Asisten Intelijen Kopkamtib menegaskan gagasan perlu adanya Satsus Intel .

Nicklany ingin ada unit khusus di Bakin yang memiliki tugas kontra intelijen asing, yaitu menangkap mata-mata asing yang beroperasi di Indonesia. Maka berdirilah Satsus Intel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut