Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia

Selasa, 15 Februari 2022 - 06:59:00 WIB
Kisah Intel Soeharto Perdayai Agen Uni Soviet KGB di Indonesia
Foto paspor Petrov alias Houdini sekitar tahun 1972 (foto : repro)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian suka memakai sandi meletakkan secarik kertas putih di atas dashboard, gulungan koran di tangan kanan atau koran yang dijepit pada ketiak.

Sayangnya, pada pertengahan Juni 1972, kerja-kerja senyap Petrov untuk Satsus Intel dan CIA terbongkar agen Soviet. Terungkapnya penyamaran Petrov sebagai agen ganda akibat kecerobohannya sendiri.

Petrov yang diburu agen Soviet karena dianggap sebagai penghianat, seketika menghilang. Dengan pesawat Angkatan Laut AS, Bakin dan CIA berhasil menerbangkan Petrov ke Philipina, dan lalu memindahkan ke Washington DC.

CIA memberi suaka Petrov di Virginia. Dua tahun berikutnya ia kembali melakukan kerja intelijen, sebelum akhirnya tidak terdengar nasibnya lagi setelah mencoba menemui anak dan istrinya di Soviet.  

"Dengan nama sandi Houdini, ia (Petrov) terbukti menjadi salah satu agen pembelot GRU yang paling produktif pada waktu itu," kata Ken Conboy.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut