1. Keikhlasan
Sikap inilah yang mulai hilang dari umat Islam negeri ini. Kita terlalu sulit mendapatkan orang-orang ikhlas. Padahal ikhlas adalah napas sekaligus tenaga suatu ibadah. Ibadah hanya akan diterima Allah jika dilandasi keikhlasan. Keikhlasan juga menjadi tenaga penguat untuk melakukan kebaikan.
Suatu amal yang tak dilandasi keikhlasan biasanya tak bisa bertahan lama. la akan segera kehilangan tenaga seiring habisnya faktor pendorong amal tersebut. Karenanya, amat berbeda capaian suatu amal yang dimotori oleh sikap ikhlas dengan amal yang dilandasi oleh riya (ingin dilihat orang lain) dan sum'ah (ingin didengar dan diperhatikan orang lain).
Amal yang dilandasi dengan pondasi keikhlasan akan jauh berkualitas dan bermutu. Sebaliknya, pekerjaan yang dilakukan karena "ingin dilihat orang". "Asal Bapak Senang" atau karena ingin dipuji, hasilnya banyak yang tak memuaskan.
Ramadhan mendidik kita menjadi orang yang ikhlas. Sebab, ikhlas inilah yang menyebabkan kita mendapatkan ampunan Allah SWT. Rasulullah SAW sallam bersabda:
من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما ما تقدم دم من من من ذنبه ذنبه
Artinya: "Barangsiapa yang melaksanakan shalat di malam ramadhan dengan iman dan keikhlasan, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu." (HR. Muslim).