Hadirin jamaah sholat 'Ied, rahimakumullah.
Jika Ramadhan diibaratkan sebagai sebuah perguruan tinggi, maka pada hari ini kita tak ubahnya para mahasiswa yang sedang merayakan kelulusannya. Di pagi ini, kita seperti mahasiswa yang baru saja merampungkan sejumlah ujian mata kuliah. Hari ini kita diwisuda. Hari ini kita menjadi sarjana-sarjana Ramadhan.
Hari ini kita memang merayakan kemenangan. Tapi tidak semua kita merasakan kemenangan. Tidak semua kita lulus dengan hasil memuaskan. Sungguh, tak semua kita pada hari ini berhak diwisuda.
Masih banyak di antara kita yang belum menyelesaikan shoum-nya dengan berbagai alasan yang tak dibenarkan. syariat. Masih banyak di antara kita yang berpuasa hanya menahan lapar dan dahaga semata. Masih banyak di antara kita yang tidak mempuasakan anggota tubuhnya selain mulut dan kemaluan. Merekalah yang dikhawatirkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sabdanya:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمْ مِنْ صَائِمِ ليسَ لَهُ مِنْ صِيامه إلا الجوع وَكَمْ مِنْ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ
Artinya: "Dari Abi Hurairah ra berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; Betapa banyak dari orang-orang yang berpuasa kemudian tidak mendapatkan pahala puasanya kecuali hanya merasakan lapar, dan betapa banyak dari orang-orang yang shalat di malam harinya tidak mendapatkan pahala shalatnya kecuali hanya merasakan lelahnya begadang."