Kasus Pria Racik Sabu di Lumajang, Ketua MFI: Tidak Benar Pelaku Apoteker
JAKARTA, iNews.id - Ketua Masyarakat Farmasi Indonesia (MFI) Brigjen Pol Mufti Djusnir menyayangkan beredarnya pemberitaan yang menyebutkan pelaku peracikan narkoba rumahan di Lumajang seorang apoteker. Hal tersebut tidak benar dan mencederai profesi apoteker.
"Berita mengenai peracik narkoba di Lumajang ini jelas salah. Saya juga tidak tahu sumbernya dari mana, dibilang apoteker yang sebagai pelakunya. Itu tidak benar," ujarnya, Jumat (22/10/2021).
Mufti menjelaskan dari hasil penelusurannya, pelakunya dipastikan bukan Apoteker.
"Saya protes keras dan wajib diluruskan," katanya.
Mufti menambahkan, selama dia berdinas di Badan Narkotika Nasional (BNN), belum pernah menemui kasus penyalahgunaan narkotika dan psikotropika oleh apoteker.
“Selama ini apoteker terbukti berkontribusi secara signifikan dalam mengidentifikasi dan mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat praktiknya. Apoteker juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba,” ucap Mufti.