Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Awal Mula Pengungkapan Kasus Penyelundupan 1,2 Ton Sabu di Pangandaran
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Polri: Sindikat Timur Tengah dan Bandit Lokal Kolaborasi Edarkan Narkoba di Indonesia

Jumat, 25 Maret 2022 - 08:26:00 WIB
Bareskrim Polri: Sindikat Timur Tengah dan Bandit Lokal Kolaborasi Edarkan Narkoba di Indonesia
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Jabar AKBP Herry Afandi dan anggota menunjukkan 1,2 ton sabu-sabu asal Iran yang disita dari bandit lokal Pangandaran. (FOTO: Ditresnarkoba Polda Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Selain China, Malaysia, sindikat narkoba Timur Tengah juga telah lama memasok dan mengedarkan narkoba di Indonesia. Setidaknya fakta ini terbukti dari penggagalan penyelundupan narkoba asal Iran di Pantai Mandasari, Kabupaten Pangandaran dan Pantai Palabuhanratu, Sukabumi.

Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan, sindikat narkoba Timur Tengah bekerja sama atau kolaborasi dengan bandit-bandit lokal untuk menyelundupkan dan mengedarkan narkotika di Indonesia.

"Terjadi kolaborasi antara sindikat internasional dengan lokal," kata Dirtipid Narkoba Bareskim Polri di Pusdik Intelkam Polri, Jalan Cipatik, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung pada Kamis (24/3/2022).

Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar menyatakan, beberapa waktu lalu Bareskrim Polri  mengungkap penyelundupan narkotika di perairan Aceh. Barang haram itu diduga kuat berasal dari Afganistan. 

Kemudian, pernah pula terungkap adanya keterlibatan warga negara Iran, Malaysia hingga Nigeria dalam penyelundupan narkotika. Mereka diyakini jadi bagian dari sindikat internasional Timur Tengah. "Kami menyebut ini adalah sindikat Timur Tengah," ujar Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut