Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad, Lengkap dengan Dalilnya
- Pada rakaat kedua, pada shalat yang rakaatnya lebih dari dua, setelah bangun dari sujud yang kedua, tidak melakukan duduk istirahat melainkan duduk tasyahud awal dan melakukan tasyahud awal.
- Pada rakaat terakhir, setelah sujud terakhir melakukan duduk tasyahud akhir dan melakukan tasyahud akhir.
16. Cara duduk tasyahud awal
Duduk dengan posisi duduk iftirasy, kemudian mengangkat jari telunjuk kanan hingga lurus ke arah kiblat. Sambil membaca doa: “Attahiyyatu lillahi was sholawatu wat thayyibaat, as salaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warohmatullahi wabarokaatuh, assalaamu ‘alainaa wa’alaa ibaadillaahis shoolihiin, asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah” (HR. Bukhari-Muslim).
Dan ada beberapa bacaan doa tasyahud lainnya yang shahih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam. Dianjurkan untuk membaca shalawat saat tasyahud awal. Setelah tasyahud awal, berdiri menuju rakaat ketiga sebagaimana telah dijelaskan.
17. Cara duduk tasyahud akhir
Para ulama berbeda pendapat mengenai posisi duduk tasyahud akhir, sebagian ulama mengatakan bahwa posisinya tawarruk atau duduk dengan cara menegakkan telapak kaki kanan dan posisi jari-jarinya menghadap kiblat. Sedangkan telapak kaki kiri berada di depan kaki kanan dan bokong menyentuh lantai.