Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad, Lengkap dengan Dalilnya
Lantas bagaimana tata cara sholat sesuai dengan sunnah Nabi? Sebelum itu, ketahui dulu syarat dan rukun sholat terlebih dahulu. Terdapat beberapa syarat dan rukun sholat yang perlu diperhatikan agar ibadah tersebut dinyatakan sah.
-Beragama Islam.
-Sudah baligh dan berakal.
-Suci dari hadas kecil dan besar.
-Suci seluruh anggota badan, pakaian dan tempat.
-Menutup aurat (aurat laki-laki dari pusat sampai lutut, perempuan seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan). Sudah masuk waktu sholat.
-Menghadap Kiblat.
-Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunnah.
-Berdiri bagi yang masih mampu
-Mengucapkan niat di dalam hati
-Mengucapkan takbiratul ihram (takbir pertama)
-Membaca surat Al-Fatihah di setiap rakaat
-Rukuk dan tuma'ninah
-Membaca iktidal setelah rukuk dan tuma'ninah
-Menjalani sujud dua kali
-Duduk di antara dua sujud
-Duduk tasyahud akhir
-Membaca doa tasyahud akhir
-Membaca shalawat Nabi Saw saat tasyahud akhir
Salam.
Dilansir iNews.id dari kanal Muslim, Senin (18/7/2022), Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam telah mengajarkan tata cara sholat dengan keutamaan gerakannya. Hal itu disampaikan melalui beberapa hadits tentang cara melakukan sholat sesuai dengan ajaran Nabi.
1. Membaca niat sholat (rukun shalat)
Sholat bisa dianggap tidak sah jika didirikan tanpa ada niat. Selain itu, ibadah utama tersebut juga tidak akan diterima jika diniatkan bukan karena Allah. Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda: