Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad, Lengkap dengan Dalilnya
4. Bersedekap
Setelah melakukan takbiratul ihram, tangan lalu dalam kondisi bersedekap. Caranya yakni dengan meletakkan tangan kanan berada di atas tangan kiri.
Sahl bin Sa’ad berkata:
"Dahulu orang-orang diperintahkan untuk meletakkan tangan kanan di atas lengan kirinya ketika shalat" (HR. Al Bukhari).
Terdapat dua bentuk bersedekap yang boleh dilakukan, antara lain:
- Al wadh’u (meletakkan kanan di atas kiri tanpa melingkari atau menggenggam). Letak tangan kanan ada di tiga tempat: di punggung tangan kiri, di pergelangan tangan kiri dan di lengan bawah dari tangan kiri. Dalilnya, hadits dari Wail bin Hujr tentang sifat shalat Nabi, "..setelah itu beliau meletakkan tangan kanannya di atas punggung tangan kiri, atau di atas pergelangan tangan atau di atas lengan" (HR. Abu Daud, shahih).
- Al qardh (jari-jari tangan kanan melingkari atau menggenggam tangan kiri). Dalilnya, hadits dari Wail bin Hujr: “Aku Melihat Nabi shallallahu’alaihi wasallam berdiri dalam shalat beliau melingkari tangan kirinya dengan tangan kanannya” (HR. An Nasa'i, shahih).
5. Membaca doa iftitah
Hukum membaca doa iftitah adalah sunnah. Ada beberapa macam jenis doa iftitah yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dan sahabat, berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih.