Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad, Lengkap dengan Dalilnya
"Setiap amal tergantung pada niatnya” (HR. Bukhari-Muslim).
2. Berdiri tegak menghadap kiblat (rukun shalat)
Berdiri tegak menghadap kiblat termasuk rukun sholat. Salah satu dalilnya adalah sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam :
"Shalatlah dengan berdiri, jika tidak mampu maka duduk, jika tidak mampu maka sambil berbaring” (HR. Bukhari)."
Hadits ini sebenarnya menunjukkan bahwa sholat boleh dilakukan dalam keadaan duduk jika tidak mampu berdiri, atau berbaring jika tidak mampu duduk. Bagi penduduk Makkah, maka wajib menghadap ke arah ka’bah. Adapun bagi penduduk luar Makkah, cukup mengarah ke arah kota Makkah atau kiblat.
3. Melakukan takbiratul ihram (rukun shalat)
Berikutnya adalah mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu akbar" dengan suara yang minimal dapat didengar diri sendiri. Tidak sah shalat tanpa Takbiratul ihram.
Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
"Jika engkau hendak shalat, ambilah wudhu lalu menghadap kiblat dan bertakbirlah" (HR. Bukhari-Muslim). Tangan diangkat sampai setinggi pundak (sebagaimana hadits riwayat Ahmad (shahih)) atau pangkal telinga (sebagaimana hadits riwayat Muslim.