Khutbah Jum'at tentang Taubat sebelum Terlambat
Hadirin sidang shalat Jumat yang dirahmati Allah subhanahu wata’ala,
Sebenarnya, tidak ada kata terlambat untuk bertaubat. Tidak boleh ada keengganan bagi seseorang untuk bertaubat dengan alasan apa pun, seperti sudah terlanjur banyak dosa, usia telah lanjut, Allah tidak mungkin mengampuni, dan alasan-alasan lainnya. Barangsiapa yang bertaubat dengan sungguh-sungguh, pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Allah ta’ala berfirman:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).
Taubat seorang hamba baru dianggap terlambat oleh Allah subhanahu wata’ala ketika berada dalam dua keadaan.
Pertama, taubat ditolak ketika seseorang sudah berada dalam keadaan sakaratul maut. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: