BNN Rekomendasikan Larang Vape, Ini 5 Risiko Serius bagi Kesehatan
4. Mengandung Zat Kimia Berbahaya
Sejumlah penelitian menemukan uap vape dapat mengandung formaldehida, asetaldehida, serta logam berat seperti nikel, timbal, dan timah yang berasal dari elemen pemanasnya. Paparan berulang terhadap zat-zat tersebut berpotensi merusak organ tubuh.
Beberapa zat itu bahkan dikategorikan sebagai karsinogen atau pemicu kanker. Risiko gangguan kesehatan bisa meningkat jika penggunaan dilakukan dalam jangka panjang.
5. Berdampak Buruk bagi Remaja dan Ibu Hamil
Penggunaan vape pada remaja tidak hanya memicu kecanduan, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi dan kestabilan emosi. Efeknya bisa berdampak pada prestasi akademik dan perkembangan psikologis.
Sementara pada ibu hamil, nikotin berisiko mengganggu perkembangan janin. Paparan zat tersebut dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur maupun bayi dengan berat badan lahir rendah.
Dengan berbagai risiko tersebut, rekomendasi BNN agar vape dilarang menjadi perhatian serius. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap anggapan bahwa vape lebih aman, karena bukti ilmiah menunjukkan produk ini tetap membawa ancaman bagi kesehatan.
Editor: Dani M Dahwilani