Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Krakatau Steel (KRAS) Cetak Laba Bersih Rp353 Miliar di 2022 
Advertisement . Scroll to see content

Menakar Strategi Krakatau Steel ketika Indonesia Kebanjiran Baja Impor

Rabu, 23 Agustus 2023 - 19:04:00 WIB
Menakar Strategi Krakatau Steel ketika Indonesia Kebanjiran Baja Impor
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baja lembar panas ke-2 atau hot strip mill #2 (HSM2) milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, di Cilegon, Banten, pada  21 September 2021. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Hilirisasi Baja

Sejak 2022, KRAS berkomitmen meningkatkan utilitas hingga 80 persen agar dapat membidik pasar domestik, sekaligus mencegah suplai baja dari negara lain. Adapun kapasitas terpasang atau kemampuan produksi KRAS berasal dari pabrik HSM1 dan HSM2, di mana masing-masing sebesar 2,4 juta dan 1,5 juta ton per tahun. 

Krakatau Steel dan Pohang Iron and Steel Company (Posco) sepakat menambah investasi sebesar 3,5 miliar dolar AS atau setara Rp52 triliun mulai tahun ini. Aksi korporasi itu untuk memperluas kapasitas produksi KRAS dan mendorong hilirisasi industri baja nasional. 

Posco adalah produsen baja terbesar keempat di dunia dengan tingkat produksi mencapai 42 juta ton per tahun. Perusahaan multinasional asal Korea Selatan itu memiliki investasi di berbagai negara baik di Asia, Amerika Serikat, Eropa, dan Australia.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan komitmen kerja sama KRAS dan Posco penting dilakukan untuk mendorong hilirisasi baja di Indonesia. 

Menurut dia, pemerintah tengah mendorong hilirisasi industri untuk baja tahan karat atau stainless steel. Selain itu, masih ada fragmentasi rantai pasok, karena sebagian bahan baku masih tergantung dengan negara lain misalnya, Brazil dan Chile. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut