Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
Advertisement . Scroll to see content

Menabur Benih Energi Hijau, Siasat Pertamina Atasi Krisis Udara Bersih di Jabodetabek

Selasa, 17 Oktober 2023 - 14:14:00 WIB
Menabur Benih Energi Hijau, Siasat Pertamina Atasi Krisis Udara Bersih di Jabodetabek
Ilustrasi Pertamina bangun JIGT untuk atasi krisis udara bersis di Jabodebek (IG Pertamina)
Advertisement . Scroll to see content

Sumber energi bersih lain yang belum memadai yang juga disinggung adalah Amonia dan Hidrogen karena keterbatasan infrastruktur pendukung. Padahal kedua bahan kimia itu menjadi sumber utama dekarbonisasi. Fahmy mencatat kapasitas Amonia dari campuran BBM fosil masih sangat rendah, bahkan Indonesia masih cenderung mengimpor. 

Meski demikian, Pertamina melalui beberapa entitas bisnisnya sudah melakukan penjajakan dengan mitra strategis untuk mengembangkan Hidrogen hijau dan Amonia hijau. Misalnya, PT Pertamina Power Indonesia (NRE) yang menggandeng perusahaan energi asal Jepang, Tokyo Electric Power Company Holdings, Incorporated (TEPCO HD) 

Keduanya menyepakati kerja sama pelaksanaan survey verifikasi, seleksi bersama atas area produksi hidrogen, identifikasi segmen pasar, pengembangan pasar di Indonesia. Ke depan, kedua entitas juga akan mengembangkan Hidrogen hijau dengan biaya yang efisien, produksi, transportasi dan teknologi Amonia. Dalam tahapan komersialisasinya, prioritas target yang disasar oleh keduanya adalah pasar domestik, dan dalam jangka menengah hingga panjang akan menyasar pasar ekspor ke Jepang dan negara lain.

Selain itu, holding melalui PT Kilang Pertamina Internasional menggandeng
BP Berau Ltd, operator Kontraktor Kontrak Kerja sama Bagi Hasil (PSC) mendukung studi yang akan dilakukan Pertamina mengenai potensi pasokan gas dan injeksi CO2 di Tangguh terkait dengan potensi pengembangan Amonia Biru di Teluk Bintuni, Papua Barat.

"Jadi maksud saya dalam perencanaan itu tidak hanya sebagai penyimpanan BBM, tetapi gunakan sebagai fasilitas semacam kilang yang justru menghasilkan 100 persen Biodiesel gitu, jadi di olah di situ, disimpan di situ, kemudian itu dikhususkan menggantikan Solar, kemudian di fasilitas yang lain menghasilkan Gasolin yang green energy menggantikan Pertalite, menggantikan Pertamax, itu baru memberikan dampak positif terhadap polusi udara," kata Fahmy.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut