1,3 Miliar Data Registrasi SIM Card Diduga Bocor, Ini Kata Kominfo

Tangguh Yudha
1,3 Miliar Data Registrasi SIM Card Diduga Bocor, Ini Kata Kominfo (Foto: PublicDomainPictures/Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Dugaan kebocoran data kembali terjadi di Tanah Air. Sekarang menyangkut kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mengeluarkan aturan registrasi nomor HP menggunakan NIK dan KK.

Postingan Twitter pada Kamis (1/9/2022), Tegus Apriano atau dengan akun @secgron melaporkan terjadi kebocoran data pribadi para pendaftar nomor HP dengan NIK dan KK di forum BreachForums (breached.to).

Tak tanggung-tanggung, jumlah kebocoran mencapai lebih dari 1,3 miliar data yang mencakup NIK, No HP, provider, tgl registrasi, yang mana ukuran file utuhnya menyentuh 87 GB dengan format CSV.

"Tahun 2018 @kemkominfo memaksa kita utk melakukan registrasi nomor HP menggunakan NIK dan KK, dijanjikan akan terbebas dari spam. Terbebas dari spam tak didapat, kini data registrasi no HP (NIK, No HP, provider, tgl registrasi) sebanyak 1,3 miliar bocor & dijual #BlokirKominfo," cuit @secgron.

Jika dicermati, diketahui data dibagikan oleh pengguna BreachForums dengan nama akun Bjorka. Dalam postingannya, dia menuliskan data dikumpulkan dari periode pendaftaran dimulai dari 31 Oktober 2017.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komdigi: Registrasi SIM Card Biometrik untuk Pemilik Nomor Lama Bersifat Sukarela

57 tahun lalu

Tidak Disimpan Operator Seluler, Data Wajah Pengguna SIM Card Biometrik Dipegang Pemerintah

57 tahun lalu

Registrasi SIM Card Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Jamin Data Pengguna Aman

57 tahun lalu

Registrasi SIM Card Biometrik Cuma Butuh Waktu 1 Menit, Begini Prosesnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal