Sultan Teken UMP DIY Rp1,57 Juta, UMK Yogyakarta Rp1,86 Juta

Kuntadi
Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY Yogyakarta aksi damai di depan Kantor Disnakertrans DIY, menuntut upayah layak, Selasa (22/10/2018). (Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko)

Selama ini, Yogyakarta masih menjadi provinsi dengan besaran UMP paling rendah di Indonesia. Kondisi ini tidak lepas dari harga makanan yang cenderung lebih murah dibandingkan daerah lain di Indonesia.


Namun untuk penentuan UMP 2020 mendatang, pemerintah akan melakukan perbaikan dalam survei kebutuhan hidup layak (KHL) buruh, khususnya dalam variabel nonpangan. “Nantinya yang sangat mungkin disesuaikan adalah pada survei nonpangan,” ujarnya. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, penentuan kenaikan UMP sudah ditentukan oleh pemerintah. Pemerintah daerah sulit untuk melakukan perhitungan di luar aturan yang ada sehingga besaran upah kenaikan disesuaikan dengan UMP tahun 2018.

“Ruang ini kan sudah ditentukan pemerintah, sulit mengubah. Satu-satunya yang mungkin adalah melakukan perhitungan untuk penetapan di 2020 mendatang,” tutur Sultan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tuntutan Dikabulkan, Buruh Bersorak UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen

57 tahun lalu

Surabaya Lumpuh! Ribuan Buruh Blokade Jalan, Tolak UMP Jatim Rp2,4 Juta!

57 tahun lalu

UMP Sumsel 2026 Naik 7,10 Persen, Gaji Pekerja Jadi Rp3,9 Juta Lebih

57 tahun lalu

UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen Jadi Rp3,22 Juta, Cek Selengkapnya

57 tahun lalu

UMP Lampung 2025 Rp2.893.070, Naik 6,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal