Pedagang Pasar Solok Mengeluh: Harga Sudah Turun Kok Pembeli Masih Sepi

Antara
Ilustrasi pasar (Sindonews)

SOLOK, iNews.id - Para pedagang di Pasar Raya Solok, Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengeluh. Pasalnya, sejak dilanda pandemi Covid-19 daya beli masyarakat turun.

Hal ini diperparah turunnya daya beli masyarakat dibarengi dengan turunnya sejumlah harga komoditi seperti bawang merah dari sebelumnya mencapai harga tertinggi Rp50 ribu kini turun jadi Rp28 ribu per kilogram.

"Rendahnya daya beli masyarakat membuat stok komoditi yang terjual sedikit, biasanya saya membawa bawang merah ke pasar sekitar 300 kilogram biasanya habis terjual dalam sehari, sekarang terjual tidak sampai setengahnya," kata seorang pedagang bawang di Pasar Raya Solok, Anto (53) di Solok, Kamis (18/5/2020)

Anto mencontohkan para pelanggannya yang biasanya membeli bawang dua kilogram untuk kebutuhan rumah tangga, sekarang hanya mampu beli setengahnya saja. Kondisi ini membuat penjualannya terus turun.

Selain daya beli yang rendah, turunnya penjualan juga diperparah masih sepinya pengunjung pasar akibat pandemi Covid-19. Masyarakat masih takut ke pasar untuk membeli kebutuhan dapur, dan hanya belanja di warung-warung dekat rumah.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal