Demi Tahan Banting, Tukang Ojek dan Sopir di Pegunungan Tengah Papua Konsumsi Sabu

Antara
Polisi mengungkap kasus peredaran sabu di Wamena. (Foto: Antara).

WAMENA, iNews.id - Polisi mengungkap kasus peredaran sabu di wilayah pegunungan tengah Papua. Para pelanggan narkoba tersebut ternyata tukang ojek dan sopir, dengan alasan agar tahan banting saat bekerja.

Kasatres Narkoba Polres Jayawijaya, Iptu Fred Lamahan mengatakan, anggotanya mengungkap dua pelaku yang merupakan pengedar sabu berinisial MA dan MF.

"Mereka diamankan saat akan memasarkan narkoba ke Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo dan Puncak Jaya," kata Iptu Fred Lamahan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu (23/8/2020).

Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya memiliki pelanggan yang tersebar di sejumlah daerah tersebut. Sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai tukang ojek dan sopir.

"Dari pengakuan tersangka mereka (para pelanggan) menggunakan nakorba untuk meningkatkan kekuatan fisiknya dalam melakukan pekerjaan sehari-hari," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, Temukan Barang Bukti Narkoba

57 tahun lalu

Narkoba Senilai Rp2,8 Miliar Disita Polda Sumsel, Bandar hingga Kurir Ditangkap

57 tahun lalu

Operasi Besar Narkoba di Sumut, 342 Orang Ditangkap Termasuk Pengguna hingga Pengedar

57 tahun lalu

Ungkap Jaringan Terorganisasi di Samarinda, Bripka Dedy Sniper Kampung Narkoba Ditangkap

57 tahun lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal